Keluarlah March 3, 2008
Posted by diksi in puisi.add a comment
Keluarlah, ayo lihat dunia!
Bukan melulu termangu di kursimu
Kita lupakan singgasana dan nama baik
Kehormatan dan ketakutan (more…)
Bulan Retak September 29, 2007
Posted by diksi in puisi.add a comment
Setelah keletihan cuaca kau temukan kembali
dalam rimba gelap itu. Tubuhmu tak lagi terlihat
berenang di atas kolam. Kau sebut dirimu air tumpah-
Sabit yang lapar purnama. Sedang embun
yang bersetubuh dengan angin mulai jenuh
menggetar matamu. (more…)
televisi yang kuhidupkan menjelang imsak September 25, 2007
Posted by diksi in puisi.add a comment
Di dalam kotak ajaib itu telah dibangun sebuah stasiun, stasiun ramadhan, katanya. Dan banyak lagi stasiun-stasiun serupa. Gambar-gambar gerak
Yang ditampilkan mendadak alim.Yang dahulu mengumbar peluh dan buah dada kini berjilbab rapi. Kalem penuh simpul suci. Hanya simpul Ustadz-ustadz mulai diberi banyak waktu berwejang di depan kamera (more…)
tuhan-tuhan September 6, 2007
Posted by diksi in puisi.add a comment
zaman ular September 4, 2007
Posted by diksi in puisi.add a comment
: dua potong sajak untuk angkatanku
(i)
Ambisi hanyalah untuk orang muda
Dan lihat, aku masih muda
Darahku penuh didih
Siapa yang berontak berpisah dari mimpi
Terkutuklah disumpahi sepi
Bukan apa-apa (more…)
